Bupati Rusdi Luncurkan Program Mudik Gratis 2026 untuk 280 Warga

Pagi yang cerah pada tanggal 18 Maret 2026, di halaman komplek perkantoran bupati Pasuruan, terlihat sebuah kerumunan yang cukup ramai. Bukan tanpa sebab, Bupati Pasuruan, H. Rusdi Sutedjo bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Pasuruan, sedang meresmikan keberangkatan tujuh bus dalam rangka program mudik gratis 2026 bagi warga. Sekitar 280 pemudik bersemangat mengikuti program ini, dengan tujuan beragam, mencakup wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Program Mudik Gratis: Agenda Rutin Pemkab Pasuruan
Bupati Rusdi, yang akrab disapa Mas Rusdi, menjelaskan bahwa program mudik gratis ini bukanlah hal baru. Sebaliknya, ini merupakan agenda tahunan yang sudah menjadi rutinitas Pemkab Pasuruan. Tujuannya adalah untuk memberikan layanan kepada masyarakat yang berencana merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halaman.
“Hari ini, kami bersama Forkopimda, memberangkatkan tujuh bus dengan 280 pemudik. Program mudik gratis ini didukung penuh oleh Polres Pasuruan,” kata Bupati Rusdi.
Pengurangan Risiko Kecelakaan Saat Mudik
Salah satu harapan utama dari program ini adalah mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas selama perjalanan mudik. Terlebih bagi masyarakat yang biasanya pulang kampung dengan mengendarai sepeda motor.
“Kami berharap, dengan program mudik gratis ini, dapat meminimalisir potensi kecelakaan. Biasanya, para pemudik menggunakan kendaraan roda dua untuk pulang ke kampung halaman. Namun, kali ini mereka difasilitasi dengan bus,” jelas Mas Rusdi.
Menurutnya, program ini juga menunjukkan kepedulian pemerintah dalam memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang ingin merayakan Idul Fitri bersama keluarga.
Destinasi Mudik: Solo Menjadi Tujuan Terbanyak
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan, Digdo Sutjahjo, menyampaikan bahwa destinasi terbanyak pemudik dalam program ini adalah ke Solo. Ada dua bus yang diberangkatkan khusus untuk mudik ke Solo, sedangkan bus lainnya diisi oleh peserta mudik dengan tujuan lain di Jawa Timur.
“Paling banyak menuju ke Solo. Dua bus penuh semua,” ujar Digdo.
Rute Pemberangkatan Mudik Gratis
Beberapa rute pemberangkatan disediakan untuk program ini, seperti Pasuruan – Madiun – Maospati – Ngawi — Solo, Pasuruan – Nganjuk – Madiun – Ponorogo — Pacitan, Pasuruan — Kediri — Tulungagung – Trenggalek, Pasuruan – Lamongan –Babat — Tuban, dan terakhir Pasuruan – Lumajang – Jember.
Program Strategis Menekan Penggunaan Kendaraan Pribadi
Program mudik gratis ini tidak hanya sebatas pelayanan, melainkan juga merupakan strategi Pemkab Pasuruan untuk menekan angka penggunaan kendaraan pribadi selama musim mudik.
“Tujuan utama kita adalah mengurangi penggunaan angkutan pribadi saat mudik dan menjaga faktor keselamatan. Itu yang paling penting,” ungkap Digdo.
Testimoni Peserta Program Mudik Gratis
Salah satu peserta program, Ismanto (40), mengaku sangat terbantu dengan adanya program mudik gratis ini. Dia berangkat bersama istri dan dua anaknya untuk pulang ke kampung halaman di Caruban.
“Alhamdulillah, sangat terbantu dengan adanya program mudik gratis ini. Saya berangkat berempat dengan keluarga. Tahun lalu pulang pakai travel, baru tahun ini memanfaatkan mudik gratis,” tutur Ismanto.