Bobby Nasution Percepat Pemulihan Banjir dan Longsor di Tapteng, Fokus Infrastruktur dan Huntap

— Paragraf 2 —
MEDAN | Media24jam.com – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, terus mendorong percepatan pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Upaya tersebut difokuskan pada perbaikan infrastruktur, pembangunan hunian tetap (huntap), normalisasi sungai, serta penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.
— Paragraf 3 —
Hal itu disampaikan Bobby Nasution usai menerima Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II, Feriyanto Pawenrusi, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (10/4/2026).
— Paragraf 4 —
“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah melakukan pendataan dan mengalokasikan anggaran untuk perbaikan infrastruktur di Tapanuli Tengah. Fokus utama kita adalah pemulihan konektivitas serta sistem pengairan pascabencana,” ujar Bobby.
— Paragraf 5 —
Ia menegaskan, percepatan pemulihan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Untuk itu, Pemprov Sumut bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk Badan Pertanahan Nasional (BPN), Pangdam I/Bukit Barisan, serta Polda Sumut.
— Paragraf 6 —
“Kolaborasi menjadi kunci. Kami mendorong pemerintah daerah agar menyerap aspirasi masyarakat dan memastikan bantuan tepat sasaran,” tambahnya.
— Paragraf 7 —
Sementara itu, Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini memprioritaskan pendataan korban serta percepatan penyaluran bantuan, seperti Jaminan Hidup (Jadup) dan Dana Tunggu Hunian (DTH).
— Paragraf 8 —
Selain itu, Pemkab Tapteng juga mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Perbaikan infrastruktur mendesak, seperti jalan, jembatan, sistem air bersih, serta sanitasi, terus dilakukan secara bertahap.
— Paragraf 9 —
Tak hanya itu, Pemkab Tapteng juga mendorong inovasi dari organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memulihkan sektor ekonomi masyarakat, khususnya pertanian dan UMKM yang terdampak bencana.
— Paragraf 10 —
“Kami akan berkoordinasi dengan Forkopimda untuk mengawal proses pemulihan pascabencana ini agar berjalan optimal,” ujar Masinton.
— Paragraf 11 —
Pemerintah berharap, melalui sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten, proses pemulihan di Tapanuli Tengah dapat berjalan lebih cepat dan mampu mengembalikan aktivitas masyarakat secara normal.(ril).
